PEMINDAHAN KERANGKA JENAZAH PAHLAWAN : I.H.DOKO, KE MAKAM YANG BELUM SELESAI DIBANGUN

nttexpos.com.Kota Kupang,24/12/215

20151223_115037“ Akhirnya pada tanggal 23 Desember 2015, kami keluarga, anak dan cucu, megambil langkah untuk memindahkan kerangka jenazah orangtua kami, ke pemakaman yang disiapkan oleh pemerintah provinsi NTT, walaupun bangunannya belum rampung sekitar 50 persen. Kami lakukan ini sebab, pengerjaan Monumen dan makam tersebut terkesan tidak serius dilakukan oleh pelaksana proyek yang sudah mengalami kemunduran waktu selesainya pada tanggal 06 Desember 2015. Yang kami pertanyakan, mengapa Pemerintah tidak menindak tegas pelaksana proyek yang waktu pengerjaannya sudah melewati batas yang ditentukan, dan menyebabkan setelah penggalian kerangka jenazah ayah kami dari pemakaman Kapadala, harus tertahan beberapa hari dirumah keluarga “. Hal ini diungkapkan oleh anak-anak kandung Pahlawan I.H.Doko bersama cucu-cucunya dirumah keluarga Almarhum, sehabis memakamkan ayah mereka yang adalah pahlawan nasional tersebut.

Kepada media ini, mereka mengatakan, penundaan-penundaan untuk memindahkan dan memakamkan kembali Kerangka Jenazah ayah dan opa mereka, telah membuat keluarga merasa terkesan adanya ketidak seriusan pemerintah Nusa Tenggara dalam menangani pengerjaan Monumen dan Makam yang telah ditentukan oleh pemerintah sendiri.

Kesepakatan keluarga dengan para pejabat terkait yang menangani masalah ini, bahwa, acara pemindahan akan dilakukan pada hari ulang Tahun NTT pada tanggal 20 Desember 2015, ternyata tidak dapat dilaksanakan karena alasan bangunan yang belum rampung sempurna. Hal ini membuat keluarga merasa kurang hati, te20151223_105756tapi dengan besar hati keluarga tetap berjuang dan akhirnya pada tanggal 23 Desember, keluarga sendiri mengambil sikap melaksanakan acara pemakaman kembali kerangka jenazah sang Pahlawan nasional asal NTT tersebut.

Kata Anak-Anak serta Cucu dan Keluarga, walaupun acara pemakaman tidak seperti layaknya dilakukan terhadap seorang pahlawan nasional, keluarga tetap menerima kondisi tersebut dan melaksanakan dalam kesederhanaan sesuai apa adanya hingga selesainya.

“ Tidak ada acara kenegaraan karena kurangnya koordinasi antara pejabat terkait, tidak ada satupun pejabat daerah yang hadir untuk memberi contoh terhadap rakyat tentang bagaimana menghormati para pahlawan yang sudah berjasa banyak bagi kemerdekaan bangsa, bagi pendidikan nasional dan Daerah NTT, inilah yang membuat kami merasa sedikit kurang hati, namun, kami percaya bahwa apa yang telah dilakukan oleh ayah kami diberbagai bidang dan terkhusunya di bidang pendidikan, kini telah dirasakan dan dinikmati oleh masyarakat NTT tercinta.Kami hanya butuh kehadirannya, sehingga dalam kebersamaan kita memakamkan kembali kerangka jenazah ayah kami yang adalah pahlawan kita semua “, ungkap salah seorang anak kandung Almarhum Pahlawan, I.H.Doko,  dengan suara penuh kekecewaan.

Sementara, anak mantan gubernur Eltari, Yus Tari, yang ditemui disela-sela acara pemakaman kerangka jenazah te20151223_105800rsebut, mengatakan, apa yang telah dilakukan oleh Pahlawan I.H.Doko, adalah sejarah manis yang pantas dikenang dan dicontohi sepanjang zaman oleh generasi kita.

Oleh karena itu kesan adanya ketidak seriusan pemerintah dalam mengurus perpindahan Kerangka Jenazah tersebut, amat disayangkan sekali.

Kata Yus Tari, Pahlawan I.H.Doko, adalah pelopor pendidikan di Indonesia ketika Negara Indonesia Timur berdiri. Perjuangannya yang tak kunjug padam melawan belanda dan memperjuangkan pendidikan bagi rakyat banyak, telah menjadikan dia banyak memperoleh jabatan penting saat itu, antara lain  menjadi menteri muda penerangan selama 1 kali, menteri penerangan 2 kali,  dan  menjadi menteri pendidikan saat Kabinet Negara Indonesia Timur tersebut.

Kata Yus, sosok I.H.Doko, adalah setia  memperjuangkan pendidikan bagi rakyat Nusa Tenggara Timur, karena itu, kita jangan melupakan jasa-jasanya, kita jangan pernah melupakan sejarah masa lalu yang telah dibuatnya, karena ,menurut Yus, sejarah masa lalu, adalah pedoman perjuangan untuk membuat se20151223_112409jarah gemilang di masa sekarang.

Dalam acara pemakan tersebut, hadir pula mantan Wakil Gubernur NTT, Ir.Eston Foenay, Mantan Ketua DPRD NTT, Os Manafe, dan beberapa tokoh-tokoh tua masyarakat yang adalah kerabat dekat Pahlawan Nasional asal NTT ini.

Untuk diketahui bahwa, I.H.Doko, diberikan gelar Pahlawan Nasional oleh Presiden SBY, dengan SK.No,085/TK/Tahun 2006,  dan mendapat Bintang Maha Putra Adipradana.

Memperoleh Jabatan Strategis saat terbentuknya Negara Indonesia Timur ( NIT), antara lain, pernah menjadi Menteri Muda Penerangan, kemudian menajdi Menteri Penerangan selama 2 periode, lalu menjadi Menteri Pendidikan Negara Indonesia Timur, pernah juga menjadi anggota MPRS tahun 1966, berjasa banyak dalam mempelopori berdirinya partai politik di NTT , berjuang untuk kepentingan gereja Kristen di NTT, menjadi Ketua Badan Pembina Yayasan Pendidikan Teolog Milik GMIT dan Gereja Kristen Sumba GKS, pejuang berdirinya Universitas Kristen Artha Wana Kupang, Universitas Undana Kupang dan Universitas Udayana Bali.

Pada tahun 1937 ,mendirikan Partai Kebangsaan Timor, mendirikan Partai Demokrasi Indonesia di Timor ( PDI-T), dan menjadi pejuang pro Indonesia merdeka dalam bingkai NKRI saat itu.

Ketika menjadi Menteri Pendidikan Negara Indonesia Timur, I.H.Doko, dalam pidatonya di Taman Siswa , dia mengusulkan kepada Kihajar Dewantara untuk menyertakan Ilmu Budi Pekerti dalam Pendidikan Nasional dan usul tersebut diterima dan dilaksankan dalam pendidikan nasional.

Pahlawan I.H.Doko, pernah juga menjadi Wakil GAPKI ( Gabungan Perjuangan Kemerdekaan Indonesia). Dia adalah Nasionalis sejati Pendukung NKRI. Dan pada tanggal 5 April 19420151223_1120310, memimpin Rapat Kabinet, sebagai pemimpin Kabinet di Istana Presiden. Perintis Pendidikan Moderen, Pelopor Pendidikan Tinggi di Nusa tenggara, Setia mengabdi bagi kepentinganrakyat. Pembela sekolah-sekolah GMIT. Pernah menjadi Kepala Bidang Olahraga Kanwil PK Provinsi NTT. Pahlawan I.H. Doko,yang akrab di panggil, Cak Doko oleh semua orang, pernah juga menjadi Kepala Perwakilan Depertemen P dan K. Provinsi NTT.
(NTTEXPOS.001).




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *