REMAJA WANITA BERTATO DAN MIRAS MALAM HARI, BELUM TENTU WANITA KRIMINAL !

OLEH : TENNY DOLOK

 

ntt-expos.com. BA’A – Rote Ndao. Safari Berita Rote. Februari 2017.

SALAH MENILAI DIANGGAP FITNAH DAN KITA TERSANDUNG HUKUM

Zaman modern telah membuat kehidupan para remaja kita, terpaksa harus mengikutI perkembangannya. Kalau kita tidak cermat menilai, maka kita akan menjatuhan vonis penilaian yang salah dan terjebak melakukan fitnah. Jika penilaian seperti ini terjadi, maka kita akan  digolongkan sebagai orang yang ketinggalan jaman dan berpotensi dianggap melakukan penghinaan terhadap kaum wanita, dan jika penilaian kita dirasakan merugikan orang lain, maka kita bisa dilaporkan pada aparat hukum denggan tuduhan penghinaan.

Oleh karena itu ketika kita mau memvonskan suatu penilaian terhadap anak-anak remaja wanita kita di zaman yang semakin modern ini, maka kita harus sesuaikan dengan perkembangan yang sedang berjalan ini.

DEKATI MEREKA, CERMATI INTENS DAN SELAMATKAN REMAJA

Jika kita ingin mengetahui secara jelas, maka harusnya kita berusaha berteman atau bergaul secara dekat dengan para wanita remaja tersebut lalu mengamati gerak-gerik mereka kemudian coba menanyakan mengapa mereka memakai Tato ? dan kemudian kita juga harus bisa akrab dengan mereka untuk mencaritahu, mengapa mereka suka Miras ?.

Dalam pertemanan dan penelusuran yang intens, kita pasti akan mengetahui secara jelas, siapa dan mengapa para remaja wanita kita suka Tato dan Suka Miras dan apa saja yang sedang dilakukan dalam kehidupan sehari-hari mereka.

Dan jika kehidupan mereka berpotensi buruk terhadap masa depanya maka tidak salah jika kiita memberikan motivasi agar mereka mau meninggalkan kebiasaan hidup yang salah untuk kembali hidup secara normal untuk menggapai masa depanya. Jika kita mampu melakukan hal ini, maka kita juga telah turut menyelamatkan generasi muda bangsa yang kita cintai ini.

REMAJA MIRAS RAWAN NARKOBA, JANGAN DINI MENGKRIMINALKAN MEREKA

Di era sekarang ini, Memang diakui bahwa, cukup banyak anak-anak remaja kita yang terjerat Narkoba karena diawali dengan Miras dan suka hidup hura-hura dimalam hari,   sehingga berpotensi kuat membuat masa depan mereka menjadi gelap dan sia-sia belaka .

Orangtua, Keluarga, Tokoh Masyarakat, Para Guru di Sekolah, Tokoh Agama dan Aparat Hukum, harus bisa bekerjasama dan saling bersinergi untuk dapat mengatasi persoalan Narkoba yang menjerat para remaja kita.Jika komponen masyarakat tidak bersinergi, maka persoalan narkoba tentu sulit dapat diatasi dengan baik.

Apabila telah bersinergi dan terbukti ada oknum-oknum remaja kita yang terlibat Narkoba, maka sebelum dibawah keranah hokum, terdahulu kita harus bisa menyadarkan mereka dengan solusi-solusi kemanusiaan sehingga mereka menyadari dan bertobat lalu mengejar masa depannya dengan baik.

Apabila sebelum melakukan penulusuran yang intens dan belum terbukti jelas perilaku mereka menggunakan narkoba, maka amatlah naïf jika kita langsung memberikan tidakan keras dan menuduh mereka secara membabibuta sehingga masyarakat pun turut membenci mereka, maka mereka tentu akan semakin terjerumus dalam hidupnya yang sis-sia. Dan kalau sudah terjadi seperti ini, maka kita telah gagal menyelamatkan generasi muda harapan bangsa kita.

SELAMATKAN REMAJA DIBAWAH UMUR ADALAH MELAKSANAKAN TUGAS KERASULAN

Ajaran manapun, tentu membuka ruang yang luas bagi kita untuk berbuat baik terhadap sesama yang membutuhkan pertolongan. Tergantung bagaimana kita bisa menggunakan kesempatran ini secara baik dan benar. Kesempatan berbuat baik  yang diberikan oleh Sang Maha Kuasa kepada kita, tentu janganlah disia-siakan begitu saja. Kesalahan oranglain, kejatuhan hidup oranglain, menjadi obyek untuk kita dapatr melakukan perbuatan baik yang berguna bagi kelanjutan hidup orang lain atau sesame kita.

Jika kita menemukan para remaja kita yang hidup dalam keburukan, yakni terjerumus dalam kehidupan malam dengan mirasnya yang sia-sia, jatuh dalam pelukan  Narkoba yang ganas, maka hal ini harus dijadikan kesempatan emas agi kita untuk mendekati mereka  dengan penuh kasih sayang dan segera berupaya meyelamatkanya.

Apabila kita dapat melakukan hal seperti ini, maka kita telah turut menjadi Rasul Tuhan yang Maha Kuasa dalam dunia ini, karena telah mengamalkan ajaran berbuat baik untuk sesama  kita yang membutuhkannya. REDAKSI.




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *