BENARKAH SUARA RAKYAT ADALAH SUARA TUHAN ?

“ Banyak orang berpolitik mengatakan bahwa suara rakyat adalah Suara Tuhan, benarkah begitu ?. Jika demikian mengapa begitu banyak suara rakyat yang terhempas tak dipeduli ketika mereka berteriak karena kelaparan, karena kemiskinan di sana-sini ?. Dan kalau kita menganggap bahwa suara rakyat adalah suara Tuhan, maka segala persoalan yang disuarakan oleh orangt-orang kecil harusnya segera mendapati respon yang positif dari penyelenggara pemerintahan ini”. Hal ini diungkapkan oleh Tokoh Masyarakat Alak Kota Kupang, Thimotius Lama Ola, S,Fil, ketika ditemui dikediamannya, pada beberapa waktu lalu.

Dia mengatakan, dimasa sekarang ini banyak orang selalu katakan, jika seseorang dipilih menjadi wakil rakyat, bupati dan Gubernur, oleh banyak masyarakat maka orang tersebut benar-benar direstui oleh Tuhan, karena suara yang mendukungnya adalah suara Tuhan. Menurut Timoteus, anggapan ini, tidaklah bijaksana karena, belum tentu semua orang yang memilihnya itu benar-benar dilakukan dari hati nurani.

Katanya, boleh dikatakan, di zaman sekarang ini tidak banyak orang lagi yang mau memilih seseorang menjadi DPRD atau Bupati serta Gubernur, karena Gerakan Hari Nuraninya. Kenapa dinilai demikian ?, sebab banyak terjadi permainan uang untuk memperoleh dukungan suara yang banyak dalam berbagai pemilu dan pemilukada.

Dia menambahkan, , yang terjadi, para anggota DPR,Bupati atau Walikota, serta Gubernur, setelah dipilih rakyat, mereka lupa dengan apa yang telah dijanjikan saat kampanye. Dan jika rakyat menagih janjinya, merekapun berani mengatakan, janji-janji saat kampanye itu hanyalah janji politik, sehingga bisa dilakukan dan bisa juga tidak dilakukan. Rakyatpun diam dan tidak bersuara lagi oleh karena tidak memiliki keberanian untuk memaksa janji tersebut. Mengapa ? karena dukungan suara yang dimiliki oleh sang DPR, Bupati, Walikota maupun Gubernur, telah dibeli dengan uang.

Jika benar-benar rakyat memilihnya bukan karena diberikan apa-apa, maka saya yakin rakyat pasti selalu terus mendesak agar apa yang telah dijanjikan itu dapat direalisasi oleh orang yang dipilihnya itu..( NTT EXPOS.002).




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: