BUPATI TTU, RAYMUNDUS FERNANDES : “ TRADISI KURE , PATUT DILESTARIKAN “

Ntt-expos.com. Liputan Khusus. Kefamenanu-TTU. 20/03/2016.

“ Kure adalah Tradisi Masyarakat Kote-Noemuti, yang telah dilakukan turun temurun oleh Masyarakat Noemuti. Kure adalah Ucapan Syukur Panen yang dilakukan sesuai tradisi asli budaya yang dimiliki masyarakat yang disatukan dalam perayaan Paskah Gereja Katolikh. Oleh karena itu, budaya yang unik dan menarik ini, harus dilakukan terus menerus. Dengan polesan yang baik dan mentradisi, akan dapat menjadi Wisata Religius yang menarik, sehingga akan bermanfaat bagi peningkatan iman, penguatan budaya , serta akan menjadi tujuan Wisata Religius yang mampu menarik para Wisatawan datang berkunjung. Dan kalau telah menjadi daya tarik yang baik, maka pada suatu saat nanti bisa menjad pendapatan rakyat yang beguna bagi peningkatan ekonomi keluarganya “.

Hal ini diungkapkan oleh, Bupati Kabupaten TTU, Raymundus Ferdandes, ketika diwawancarai media ini, di halaman Gereja Hati Kudus Kote, sehabis Prosesi Jalan Salib Jumad Agung, Umat Paroki Gereja Hati Kudus Noemuti-TTU, di Kote, pada Jumat,23 Maret 2016.

Kepada wartawan Media ini, ia mengatakan, kedepan, sebagai Kepada daerah, ia akan mengumpulkan tokoh-tokoh Adat, tokoh Masyarakat dan tokoh Agama di Noemuti, untuk duduk bersama, menyamakan presepsi tentang Tradisi Kure yang sesui dengan nilai-nilai yang terkandung didalamnya serta bagaimana cara bersama melestarikan tradisi tersebut untuk menjadi kekayaan budaya yang menasional, menjadi kekayaan wisata religius yang menarik, yang mampu menopang pembangunan masyarakat TTU, Khusunya bagi Masyarakat Noemuti.

Menurutnya, Kure adalah kebiasaan tradisi yang sangat tua umurnya, yang selalu terus menerus dilakukan oleh masyarakat Noemuti sebagai bentuk penguatan dan peningkatan hidup beriman dan berbudaya. Oleh karena itu, pemerintah daerah akan beruapaya untuk melestarikan budaya tersebut.

Sementara, Anggota DPRD Provinsi Nusa tenggara Timur, Hironimus Banafanu, yang juga adalah Masyarakat TTU, dan pada saat itu mendampingi Bupati Raymundus, mengatakan, sebagai Wakil Rakyat yang berasal dari dari TTU, dirinya akan mendukung apa yang akan dilakukan oleh Pemerintah Daerah TTU, dalam rangka melestarikan Tradisi Kure sebagai upaya yang bermanfaat untuk kesejahteraan hidup masyarakat TTU, baik dalam bidang Pendidikan dan Budaya, dalam Bidang Wisata Religus yang menarik serta sebagai penguatan iman masyarakat pada Tuhan Yang Maha Kuasa.

Camat Noemuti yang turut mendamping Bupati Raymundus, Yohanes Lopiz, mengatakan, sebagai Pimpinan Wilayah Kecamatan Noemuti, dirinya bersama seluruh jajaran kecamatan, akan selalu mendukung apa yang dilakukan Pemerintah Kabupaten TTU, yang bertujuan pelestarian Tradisi Kure tersebut. Dirinya juga akan selalu mendampingi tokoh-tokoh adat dan tokoh-tokoh masyarakat Noemuti untuk menjadikan Tradisi Kure yang bermanfaat dan bersifat mendukung pembangunan Kabupaten TTU. ( Brian.006).




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: