KADIS P & K PROVINSI NTT, MEMBUKA PENTAS SENI BENGKEL SASTRA : MUSIKALISASI PUISI, TEATER RAKYAT,DRAMA KALSIK,PUISI

ntt-expos.com. Kota Kupang, 02 Mei 2016.

“ Saya memberikan apreasiasi yang sebesar-besarnya kepada Kantor Bahasa NTT bersama para Sastrawan yang terlibat dalam kegiatan Bengkel Sastra dan 10 Hari Jadi Penulis, karena dengan kegiatan ini, anak-anak sekolah kita akan mengenal Dunia Seni Sastra dan Drama secara benar dan pada suatu saat nanti anak-anak sekolah kita mampu menjadi penulis-penulis Sastra yang handal. Dan lewat pementasan teaterikal berupa Musikalisasi Puisi, Teater Rakyat, Puisi, Drama Kalsik, akan mendorong anak-anak sekolah kita, untuk bisa menjadi Aktor dan Aktris yang hebat. Dengan demikian, maka Seni dan Budaya, akan dapat dilestarikan dengan baik dan terarah “.

Inilah ungkapan suara lantang dari Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Nusa Tenggara Timur,Sinun Petrus Manuk, ketika memberikan sambutan pada acara Penutupan KegiatanB engkel Sastra dan 10 Hari Jadi Penulis, yang dilakukan oleh Kantor Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Timur, di Auditorium Politeknik Undana Kupang pada, 29/04/2016.

Dihadapan ribuan orang yang hadir, dia, mengatakan, dalam kesibukan apapun, dirinya akan meluangkan waktu untuk menghadiri undangan yang berkaitan dengan pengembangan Kebudayaan dan Seni Tradisi. Dia mengatakan, kegiatan Seni dan Budaya akan membentuk orang berperilaku lembut dan ber-etika baik dalam kebersamaan hidup, karena itu, kegiatan Seni dan Budaya patut didukung oleh Pemerintah Kita.

Kepada para Sastrawan, Budayawan dan Dramawan, yang selama 3 bulan telah membantu membina kegiatan Bengkel Sastra dan Drama di 12 Sekolah Binaan Kantor Bahasa Provinsi NTT, selaku Pemerintah, dia mengucapkan banyak terimakasih atas jasa dan karya yang dilakukan.

Setelah memberikan sambutan, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, Sinun Petrus Manuk, menutup dengan resmi, kegiatan Bengkel Sastra dan 10 Hari Jadi Penulis yang melibatkan 12 sekolah binaan Kantor Bahasa NTT. Selanjutnya, Selaku Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, Sinun Petrus Manuk, langsung membuka acara Pementasan Bengkel Sastra Tahun 2016, yang memaparkan Pementasan Seni Teaterikal, berupa,Musikalisasi Puisi, Teater Rakyat, KomediSituasi, Puisidanpentas Drama Klasik.

Sebelumnya, Sambutan Awal, Kepala Kantor Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Timur, Valentina Lovina Tanate, S.Pd, mengatakan, sangat bangga dengan keterlibatan aktif dari 12 belas sekolah Binaan Bengkel Sastra dan 10 HJP, yang setia dibina hingga sampai pada puncak pementasan tersebut. Dirinya berjanji akan tetap mendorong dan mendukung upaya-upaya setiap sekolah yang ingin mengembangkan bakat menulis Sastra dan Drama yang dimiliki para siswa.Kepada Guru-Guru Pendamping dan Kepala Sekolah di 12 Sekolah Binaan, Valentina Mengucapkan banyak Terimakasih atas kerjasama yang baikselama 3 bulan.

Dan kepada para Sastrawan, Budayawan dan Dramawan, yaitu, Romo Amance Frank, Mesra E.Pellondou, Lanny Koroh, Pieter Kembo, Mario Lawi, Christian Senda, Abdul M.Djou, Nabil E.Wibisana, Linda Tagie, Diana Timoria, Umbu Nababan, Robert Fahik, Ishak Sonlay, sebagai Kepala Kantor Bahasa NTT, dia mengucapkan banyak-banyak terimakasih karena selama 3 bulan telah membina anak-anak di 12 sekolah binaan dengan ilmu dan pengalaman yang amat berart ibagi para siswa. Dia berharap agar kedepannya, para Sastrawan mau melibatkan diri dalam program bengkel sastra tersebut untuk membangun NTT tercinta.

PENTAS TEATER RAKYAT SABU DARI SMAN 7 KUPANG, BERJUDUL “ KENOTO”

20160429_151613Anak-anak SMN 7 Kupang, memaparkan lewat pentas teater, tentang tatacara adat perkawinan leluhur turun temurun rakyat Sabu, yang sampai saat ini masih dilakukan yang disebut Kenoto.

Tradis isaling berciuman, yang selalu dilakukan oleh orang Sabu, saat urusan-urusan adat, merupakan tradisi yang amat luhur penuh nilai, sebab dengan saling berciuman, segala pertikaian yang terjadi diantara mereka akan dengan sendirinya terselesaikan. Oleh karena itu, tradisi KENOTO, harus tetap dilestarikan sampai kapanpun, karena memiliki ajaran-ajaran bernilai mulia didalamnya. Inilah isi pesan yang dipaparkan dalam pentas tersebut.

Sutradara Pentas Teater Rakyat Kenoto, Lanny Koroh, yang adalah salasatu Sastrawan NTT,dari Komunitas Dusun Flobamora, mengatakan, sudahsaatnya semua ceritera rakyat yang ada di NTT, diangkat dan dipaparkan lewat berbagai media, sehingga masyarakat kita, mengenal dengan benar, tentang tradisi-tradisi penting kita yang berdampak positif pada kehidupan yang beretikaluhur.

Lanny, menambahkan,ditengah-tengah era modern ini, kita haru mengimbanginya dengan kegiatan-kegiatan pelestarian budaya danseni kita, agar bias menghambat danmencegah pengaruh negatif dari budaya-budaya luar yang masuk ke NTT.

SMP TUNAS BANGSA, PENTAS MUSIKALISASI PUISI

20160429_111542Sementara, Bunda Mesra Pellondou, Sastrawan ternama NTT, dari Komunitas Umah Kreasi Inspirasi Mesra, menampilkan anak-anak sekolah dari SMP Tunas Bangsa Kupang, mementaskan Musikalisasi Puisi. Puisi-puisi yang diciptakanya, dipoles dengan indah dan dilantunkan dengan penuh makna, lewat gerak dan kata, oleh anak-anak binaannya tersebut. Pementasan Musikalisasi Puisi, mendapat sambutan meriah dari semua penonton yang hadir.

Kepada awak media ini, Bunda Mesra, mengatakan, kegiatan Musikalisasi Puisi , perlu dikembangkan terus-menerus, sehingga anak-anak sekolah, bukan hanya bisa menulis Puisi saja, tetapi mampu mementaskannya secara benar, sehingga pesan-pesan dalam berbagai karya puisi, bisa tersampaikan dengan baik dan dapat dimengerti makna intinya oleh banyak orang.
SMA NEGERI 1 KUPANG TENGAH, PENTAS TEATER KOMEDI “RAJA KOKONEOK”

bengsaspuncakMaria Jelsy dan Lucia Kollo, keduanya dari Komunitas Teater Pluss Kupang, yang adalah pelatih dan Sutradara Drama Komedi “ RAJA KOKONEOK”, bersama anak-anak sekolah SMA Negeri 1 Kupang Tengah dan Guru Pendamping , Any Tomonop, berhasil mementaskan Drama Komedi dengan pentas teatrikal yang melibatkan penari, penyanyi, pemusik tradisi dan dialog-dilog kocak oleh berbagai tokoh pemeran, yang memiliki makna tentang seorang raja penguasa di Kerajaan Angin-Angin, yang memerintah rakyatnya dengan sewenang-wenangnya sendiri dan menyebabkan rakyat hidup menderita, sehingga sumpah serapah rakyatnya membuat sang raja meninggal dunia. Dan setelah pergantian raja yang baru, rakya tmulai hidup sejahtera. Dengan dialog kocak dan ekspresi tubuh bergaya ketoprak, membuat seluruh penonton tertawa-tawa sambil memberikan tepuktangan yang meriah. Pentas Komedi tersebut mengawali rangkaian kegiatan pementasan pada tanggal 29 /04/2016 tersebut.

SMK NEGERI 1 KUPANG. PENTAS DRAMA KLASIK “ PELANGI DUNIA “

Tiga Orang Guru Bahasa SMK Negeri 1 Kupang, Daniel Tapobali, Kristin Tanaem, RienWuwur, bersama pembina Teater Pluss Kupang, Pieter kembo, juga sukses mementaskan Drama Klasik berjudul “ PelangiDunia”.

Bloking-Bloking dan Movvement panggung yang dilakukan oleh para pemeran, sangat baik, sehingga permainan drama tersebut terlihat hidup dan enak ditonton.

Vokal-vokal lantang dan artikulasi tepat telah member hidup pada kalimat-kalimat yang diucapkan para pemeran, sehingga pementasan drama tersebut benar-benar sesuai dengan apa yang diharapkan bersama. Saat permainan berlangsung, para penonton serius menyaksikannya dan member aplaus yang meriah.

Drama ini menceriterakan tentang kehidupan Manusia dan PeranHidup yang dilakukan dalam kesehariannya. Diilustrasiakan, bahwa Pangkat, Jabatan dan pekerjaan yang dimiliki tiap orang, adalah pemberian Tuhan Sang Pencipta, Sehingga manusia harus bias menjalankan peran hidup tersebut secara baik dan benar.

Dikisahkan, jika Manusia salah menjalani peran Hidupnya, maka Sang Pencipta akan mencampakan manusia tersebut ke-apineraka. Sedangkan bagi Manusia yang menjalani peran hidupnya dengan baik seturut aturan kehidupan yang digariskan Sang Pencipta, maka mereka akan diberikan tempat yang terhormat dalam KerajaanSurga. ( NTTEXPOS.003).




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: