KAKEK PEMANGSA SEKS ABG, LANCARKAN JURUS ANCAMAN !

kartun-pak-tuaNTT-EXPOS.COM. 08/05/2015.
“ Sampaikan pada orangtuanya ABG Bunga, saya akan tuntut nama baik apabila dia lanjutkan masalah ini. Dia sangka saya takut , dia jangan main-main dengan saya “. Itulahlah ancaman yang dilancarkan oleh Kakek ABN ( 60 Tahun) pemangsa ABG, kepada salah satu korbannya, ketika korban tersebut bertemu dengannya di salah satu jalan masuk kelurahan Oebobo Kota Kupang.
Beberapa waktu yang lalu, salah satu orangtua ABG bernama Bunga, sempat menjemput anaknya di rumah OBN, di bilangan Perumahan BTN Kolhua. Dalam pertemuan itu orangtua ABG Bunga, bertanya mengapa anaknya berada di rumah OBN, padahal tidak ada hubungan keluarga apa-apa, OBN mengatakan, ABG Bunga datang bersama temannya IL untuk mengembalikan motornya yang dipakai oleh IL. Lalu ketika ditanyakan, mengapa IL dipinjamkan motor berhari-hari, OBN tidak bisa menjawab.
Setelah memulangkan anaknya, orangtua ABG Bunga menanyakan perihal perkenalan anaknya dengan OBN, anaknya mengatakan kalau dia mengenali kakek OBN lewat temannya ABG nya bernama VA ( 17 Tahun) dan IL ( 16 tahun) .
Katanya, IL membawanya ke rumah OBN dengan alasan mengembalikan motor. namun ketika IL tertidur, OBN mengunci kamar IL dari Luar lalu mengunci semua Pintu rumah tersebut. ABG Bunga heran dan kaget lalu ingin berteriak tetapi OBN mengatakan jangan berteriak nanti ABG Bunga malu sendiri pada tentangga sekitar. Teguran keras setengah ancaman dari OBN ini membuat ABG Bunga mengurungkan niatnya.
OBN pun mulai melakukan rayuan-rayuan pamungkasnya pada ABG Bunga. Entah dengan jurus apa, OBN pun berhasil menggauli ABG Bunga. Setelah itu OBN berjanji akan belikan HP buat ABG, namun, sampai saat ini OBN tidak memenuhi janjinya.
Mendengar pengukan anaknya ABG Bunga, orangtuanya pun memanggil dan menanyakan beberapa ABG yang pernah kerumah OBN, dan mereka pun mengaku kalau OBN telah meniduri mereka.
Ditanya mengapa mereka bisa jatuh dalam pelukan kakek OBN, mereka mengatakan, OBN itu licik dengan rayuan-rayuannya dan mereka ingin menolak tetapi tidak mampu. Kata mereka, sepertinya OBN memiliki jurus khusus sehingga mereka tidak bisa melawan dan akhirnya jatuh dan tak berdaya.
Lewat media ini, para ABG yang rata-rata berumur 12 sampai 16 tahun ini, berharap, kiranya Aparat Polisi segera menghentikan perilaku kakek ini, sebab, bukan tidak mungkin, sekali saat banyak lagi anak-anak ABG yang akan dimangsainya.
Setelah mendengarkan pengakuan para ABG ini, salah satu orangtua mengirim SMS pada OBN bahwa, dirinya diduga telah melakukan perbuatan tercela pada anaknya, namun OBN balas mengancam akan melaporkan orangtua itu pada pihak hukum, karena dianggap telah mencemarkan nama baiknya.
Ancaman OBN tidak dihiraukan oleh orangtua ABG. Orangtua ABG, mulai mencari informasi pada para ABG lain tentang perbuatan OBN dan informasi yang diperoleh bahwa, OBN adalah Kakek yang suka merayu dan menggauli para ABG dengan iming-iming uang dan barang, namun tidak diberikannya sesuai janji. Bahkan info yang didapati, ada ABG yang hamil dan diduga atas perbuatan Kakek OBN itu. Para ABG ini ingin melaporkan pada aparat Polisi namun merasa malu kalau diketahui umum.
Mengetahaui kalau beberapa ABG telah menceriterakan perbuatannya pada orangtua ABG Bunga, OBN pun langsung berang dan melakukan SMS pada orangtua ABG Bunga, bahwa, dia akan menuntut nama baik jika masalah ini dilanjutkan.
OBN juga mencari para ABG yang pernah ditidurinya dan melancarkan aksi ancaman akan menuntut nama baiknya jika masalah itu di persoalkan. Kepada ABG YI, OBN menuruh sampaikan pada orangtua ABG Bunga bahwa dirinya tidak takut dan akan melaporkan ke pihak hokum apabila Orangtua ABG Bunga mempersoalkannya.
Karena masih di bawah umur, para ABG ini merasa takut untuk melanjutkan masalah ini, namun, mereka berharap kiranya, aparat Polisi segera menghentikan perilaku OBN, sehingga tidak lagi memperdaya para ABG lain dan merengut kehormatan mereka.
Teror yang dilakukan oleh OBN pada para ABG yang sudah membongkar rahasia perbuatannya itu, telah membuat para ABG tersebut memilih diam dan tidak berani melaporkan pada orangtua mereka ataupun pada aparat Polisi..
“ Kami takut, OBN itu punya banyak uang. Jika kami bongkar rahasianya, dia pasti bisa menyewa orang untuk membunuh kami”, ucap YI pada wartawan media ini. (NTT- EXPOS.001).


TAG


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: