KARENA HAUS DAN LAPAR, TOFILUS MINUM ES JERUK SISA ORANG

Pertama kali masuk kota besar membuat Tofilus ( 8 Tahun), sedikit kagum dan heran, namun, tidak mematahkan semangatnya mencari kakak kandungnya Naomi ( 11 tahun) yang sudah dahulu datang ke kota itu.
Untuk bisa mendapat makanan dan minuman, Tofilus berjalan berkeliling kota untuk mencvari pekerjaan apa saja, namun tidak berhasil.
Dengan menahan lapar, Tofilus mendatangi warung-warung di seputar Taman Nostalgia kota. Di tempat ini, Tofilus diterima bekerja sebagai pencuci gelas kotor dari para pengunjung warung itu.
Saat mencuci gelas, Tofilus melihat es jeruk sisa yang masih ada dalam satu gelas, karena haus dan lapar, dia pun langsung meminumnya. Perlakuan Tofilus sempat dilihat langsung oleh Sikus dan teman-temannya yang saat itu sedang duduk minum es jeruk di warung itu. Sikus cs adalah siwa-siswi SMA di kota tersebut, yang pulang sekolah lalu beristirahat santai di taman kota tersbut.
Sikus langsung menegur Tofilus dan menarik tangannya lalau memeluk Tofilus dan membawa Tofilus duduk di sampinya. Teman-teman Sikus amat prihatin melihat Tofilus. Sikus langsung meminta penjual warung agar segera memberikan Segelas sirup dan sepiring kue untuk Tofilus. Tofilus memakannya dengan lahap.
Setelah Tofilus selesai makan, sikus langsung membawa Tofilus untuk tinggal bersama di Kos. Sesampai di Kos, Tofilus menceriterakan permasalahan hidup yang di alaminya dan perihal meninggalnya ayahnya serta Naomi yang sedang dicarinya. Sikus pun berjanji akan memelihara Tofilus dan menyekolahkannya serta akan membantu mencari kakak Tofilus yang bernama Naomi, untuk tinggal bersama mereka di tempat itu.
Itulah ceritera salah satu adegan, dari Film Doa Anak Pinggiran, ketika sedang melakukan Soting di Taman Nostalgia Kupang, pada beberapa hari yang lalu. Film yang di produksi oleh TVRI NTT ini, merupakan Film Ceritera Anak dengan durasi tayang 48 menit sampai 60 menit, dan disesuaikan dengan kebutuhan Durasi tayang televisi.
Pemeran Tofilus yang diperankan oleh Nellson Alexander ini, berjalan mulus saat melakukan soting. Akting Nelson saat pengambilan gambar, tidak menyulitkan para Tim Produksi.
Film yang di Produksi Oleh TVRI NTT ini, memakai Produser Bony Loak. Para pemeran berasal dari Komunitas Tetaer Pluss Kupang, Sedangkan Naskah dan Skenario di ambil dari Karya Pieter Kembo. ( NTT EXPOS.003).




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: