KELUARGA YANG BENAR-BENAR MISKIN TIDAK DAPAT RASKIN !

NTT-EXPOS.COM. Atambua, 17 Juli 2015.

“ Kami yang miskin tidak dapat bantuan raskin, tetapi, orang yang punya sawah,kebun dan hewan, bahkan yang punya usaha bagus, mendapatkan bantuan raskin. Ini namanya tidak adil ”. Hal ini diungkapkan oleh tokoh masyarakat Ekin JH ( 60 Tahun), ketika memberikan pengeluhannya pada wartawan Media ini, di Desa Ekin-Kecamatan Lamaknen Selatan-Kabupaten Belu, pada beberapa waktu lalu.

Kepada pihak pemerintah Desa, JH berharap, data-data penerima raskin, harus dikaji ulang, sehingga orang-orang yang benar-benar miskin, terdata untuk menerima bantuan raskin. Para RT dan Dusun yang bertugas mendata, harus benar-benar adil dan merata dalam menentukan keluarga mana yang pantas menerima raskin. Kalau mendata hanya karena kenalan dan keluarga dekat, maka sampai kapanpun, keluarga miskin di wilaytah Ekin, tidak pernah akan mendapat bantuan raskin.

Kepada pihak Badan Statistik dan dinas Sosial Kabupaten Belu, JH berharap, harus menyikapi masalah ini dan segera memeriksa kembali data-data penerima raskin di desa Ekin, dan beberapa desa lain di perbatasan dengan Timor Leste ini, karena, data-data penerima bantuan raskin diduga syarat dengan ketidakadilan.

Menurut pantauan wartawan media ini, pada warga miskin yang ada di desa Ekin dan warga-warga di desa Nualain dan beberapa desa tentangga ekin, ternyata, masih banyak warga miskin tang tidak terlayani bantuan raskin.

Pemerintah kabupaten Belu, kiranya respon terhadap pengeluhan warga miskin yang ada di perbatasan dengan Timor Leste tersebut, sehingga, jangan sampai karena kelaparan, warga melakukan hal-hal yang merugikan banyak orang dan meresahkan masyarakat diperbatasan tersebut.

Data-data tentang warga yang miskin, harusnya diteliti kembali kebenarannya, supaya, yang menerima raskin, adalah warga yang benar-benar layak dan pantas. Jika data dilakukan dengan cara kenalan dekat, keluarga RT dan Dusun, maka akan menimbulkan kekecewaan dalam hidup bermasyarakat. Dan bisa menjadi potensi konflik antar warga. Jika ini terjadi, maka pemerintah desa dianggap tidak mampu menjalankan roda pemerintahan desanya.

Pendataan mencari warga miskin di desa Ekin dan beberapa desa tetangga lainnya, harus menyertakan pihak pemerintah kabupaten terkait, sehingga, data-data tersebut benar-benar adil dan merata. ( NTT-EXPOS.004).




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: