KETUA SUKU BESAR PAU , HIPOLITUS JAWA : “ TRADISI KA TODO TAK MAMPU DIMAKAN ZAMAN “

Ntt-expos.com. Liputan Khusus,Jessie dan Andrea Indra. Dari Pautola.Juli 2016.

Tradisi Ka Todo memiliki keunikan yang tidak dimiliki daerah lain.ambil sepa api 10 Nilai luhur yang terkandung dalam 13 upacara sacral, telah mengakar dalam jiwa semua warga 10 anak suku Pau dan Toda, sejak ratusan tahun lalu hingga sekarang.Kesakralan dan keunikan telah menjadi satu dalam ikatan hidup tradisi yang dilakukan setiap tahun.

Tradisi yang sangat mengakar dan paling sacral dalam Ka Todo adalah, menginjak Bara Api dan Sepa api, yang dilakukan berdasarkan tuntunan Roh Leluhur dengan seijin Sang Maha Kuasa, sehingga kaki-kaki para pelaku, tidak akan pernah terluka atau hangus terbakar sedikitpun.

Kedua ritual ini, menjadi sangat keramat dan tak mungkin bisa dilakukan oleh orang lain, sebab sebelum dilakukan, harus melalaui ritual khusus, yang hanya diketahui oleh tetua suku khusus turun temurun.

ambil sepa api 06Inilah pernyataan Ketua Suku besar Pandre dan Jessie, ketika selesai melakukan upacara adat Papa Todi, dihalaman kampung adat Pau dan Toda, pada 25 Juli 2016.

Katanya, semua warga Pau dan Toda, tak pernah punya niat sedikitpun, untuk merubah tradisi ini, walaupun mereka ada yang telah menjadi orang-orang modern dan intelek di Kota besar. Orang-orang Pau dan Toda, menyakini bahwa jika berani mengucapkan sesuatu tentang perubahan ke 13 Tradisi dalam Ka Todo itu, mereka pasti mengalami musibah-musibah yang sulit.

Hal ini ini sudah pernah terbukti, ketika ada orang yang melanggar aturan adat dan Tradisi Ka Todo tersebut. Oleh karena itu, warga Pau dan Toda yang telah menjadi orang-orang berpengaruh di kota besar dalam kehidupannya yang serba maju, tak pernah mau ambil sepa api 13merobah tradisi adat-istiadat dalam Ka Todo. Bahkan mereka sangat antusias mendukung kegiatan budaya ini pada setiap tahunnya dengan cara membantu biaya serta turut hadir dalam seluruh rangkaian tradisi yang dilakukan.

Hipolitus, mengatakan, para tetua-tetua adat suku Pau dan Toda, setiap saat selalu mengajak kaum muda warga kedua suku, untuk terlibat dalam acara tradisi ini, sehingga kelestarian tradisi ini, tetap terjaga sepanjang saat. Atran-aturan hidup beradat, sudah sangat mengikat kehidupan semua warga suku Pau dan Suku Toda bersama 10 anak sukunya Dann sampai saat ini, semua warga suku tak pernah hidup keluar dari aturan adat-istiadat.

ambil sepa api 02Dia mengakhiri, AturanAturan adat Suku Pau dan Toda, selalu bersinergi dengan aturan pemerintahan dan aturan gereja. Semua ajaran adat dan tradisi Suku Pau dan Toda, dijalankan sesuai ajaran Iman Gereja Tuhan Yang Kuasa. (NTTEXPOS.COM).




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: