LAKI DAN PEREMPUAN ABG MIRAS DIPINGGIRAN JALAN !!!

Ronda Malam. Kota Kupang.05/10/2015.

Beberapa botol aqua plastik berserakan dekat kumpulan anak-anak remaja belasan tahun yang duduk tertawa-tawa sambil meneguk miras berjenis Sopi dalam gelas yang dipegang bergiliran. Pemandangan malam itu sangat menarik sebab ada dua anak lelaki ABG yang tampak sudah mabuk dan bicara sembarangan terhadap beberapa wanita ABG yang juga tampak mulai mabuk. Pemandangan dijalan lalamentik tepatnya di cabang Guntur tersebut tampak lucu sebab para wanita ABG yang mabuk mulai berdiri sempoyongan dan bicara-bicara sembrono diantara mereka. Tak disangkah oleh mereka, pak ronda berdiri dikegelapan yang tak jauh dari tempat nongkrong mereka, tepatnya di cabang masuk Gang Guntur. Saat itu waktu sudah menunjukan pukul 00.05.WITA.

Dalam benak hati pak ronda, mengapa sudah larut malam seperti ini, para ABG tersebut masih berkeliaran mabuk-mabukan dipinggir jalan ?, apakah orangtua mereka tidak mencarinya untuk besok harus ke sekolah ?, apakah warga atau RT diwilayah tersebut tidak melihat sering adanya para ABG Miras bebas di gang tersebut yang sudah sering kali terjadi ?.

Pak ronda coba memperhatikan keras para wanita ABG itu dan ternyata, wanita-wanita itu sering pak ronda temui diberbagai tempat sudut-sudut kota ini. Mereka sering duduk dan nongkrong bersama lelaki-lelaki ABG di berbagai tempat dipinggiran jalan seperti jalan tengah kampong kelurahan liliba, di jalan dalam naikolan, sikumana dan juga di daerah pelabuhan bolok.

Pak Ronda sedikit muak melihat wajah-wajah wanita dan lelaki ABG yang sama yang sering dijumpai dibeberapa tempat dalam kota ini. Menurut perkiraan pak ronda, umur para ABG itu berkisar 13 sampai 16 tahun dan ada beberapa wanita dan lelaki yang tampak berumur 20 an tahun.

Pak Ronda berpikir, kalau saja aparat polisi yang selalu patroli malam melewati dan mandapatkan para ABG yang mabuk-mabukan ini, maka tentu mereka akan ditangkap untuk diberikan pembinaan yang bermanfaat demi masa depan mereka. Namun harapan pak ronda menjadi pesimis sebab jarum jam sudah menunjukan pukul 02 malam, tetapi tida ada aparat yang melewati jalan cabang Guntur tersebut, sehingga para ABG itu, minum dengan bebasnya dan bahkan ada yang sampai muntah-muntah.Setelah itu pak ronda pun meninggalkan lokasi tersebut karena sudah sangat ngantuk.

Yang amat dikuatirkan oleh pak ronda adalah, karena sering dan suka minum mabuk, maka, bukan tidak mungkin, satu saat nanti para ABG kita bias jatuh kedalam Narkoba yang berbahaya itu. Dan kalau sudah demikian, maka, generasi muda kita di Kota Kupang, perlahan-lahan akan hancur akibat Miras bebas dabn Narkoba. ( NTT EXPOS.0021).




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: