LARIKAN GADIS DIBAWAH UMUR, JU, SEDIH DIBALIK JERUJI BESI

“ Sebagai keluarga, pihak kami sudah melakukan pertemuan bersama keluarga Gadis ini di Rote. Dalam pertemuan itu, JU ( 20 tahun) bersedia bertanggungjawab untuk menikahi Gadis Mawar 17 Tahun, ( Bukan Nama Sebenarnya). Di hadapan pemerintah Desa setempat, kedua keluarga bersepakat nanti kembali ke kota Kupang , di rumah orangtua kandung Mawar, kedua keluarga akan melanjutkan urusan ini secara baik dan masuk minang. Namun, setibanya di pelabuhan Bolok, JU, langsung di tangkap aparat Polisi dan kini berada dalam sel. Masalah ini dilanjutkan menjadi perkara pencabulan terhadap anak dibawah umur. Hal ini sangat mengejutkan keluarga JU, namun, keluarga JU menyadari kalau JU memang telah melakukan kesalahan terhadap anak di bawah umur sehingga patut mempertanggungjawabkannya secara hukum “. Hal ini diungkapkan oleh Keluarga JU, VO (50 Tahun), ketika ditemui Wartawan Media ini, di kediamannya, beberapa waktu lalu.
VO, bersama semua keluarga JU, sangat berharap adanya kerelaan hati dari pihak keluarga Mawar, untuk bisa menyelesaikan masalah ini secara keluarga sesuai dengan kesepakatan bersama ketika Mawar berada di Rote. Keluarga JU, siap menerima segala persyaratan secara adat dari pihak keluarga Mawar.
VO menjelaskan, JU adalah anak Yatim Piatu, yang dating ke kupang dan tinggal di rumahnya. Tapi stelah itu tinggal berpindah sesuai dengan tempat dimana ia bekerja sebagai buruh bangunan. Hubungan JU dengan Mawar tak pernah diketahui oleh pihak VO. Dan ketika pulang ke Rote, JU membawa serta Mawar. Sesampai di Rote, Keluarga di Rote mengabarkan bahwa JU dating bersama pacarnya. VO langsung menelpon Aparat Desa di Lole untuk segera memanggil JU dan Mawar agar mengurus JU yang membawa anak orang tersebut. Aparat desa di Lole langsung menemui Mawar dan JU dan menanyakan hubungan keduanya. Mawar dan JU mengaku kalau keduanya berpacaran dan ingin menikah. Aparat Desa meminta nomor HP orangtua Mawar pada Mawar dan langsung Kontak ke Kupang memberitahukan bahwa Mawar baru tiba di Lole bersama JU.
Setelah mendapat Kontak dari aparat Desa Lole , orangtua Mawar langsung mengontak keluarganya di Busa Langga untuk menjemput Mawar dan JU di Lole. Sesampainya di Lole, Keluarga Mawar dari Busalangga diterima Pemerintah Desa Lole dan Keluarga Besar JU. Dihadapan Pemerintah Desa Kedua keluarga besar mengurus masalah itu dan, dank arena JU dan Mawar mengaku saling mencintai, maka terjadilah kesepakatan untuk melanjutkan masalah ini secara kekeluargaan di Kota Kupang, yakni, di rumah Orangtua Kandung Mawar. Setelah itu, Mawar dan JU langsung dibawah malam itu ke Kelurahan Busalangga.
Keesokan harinya, orangtua Mawar mengutus Paman Mawar untuk menjemput Mawar bersama JU di Busalangga. Atas pengetahuan kedua keluarga, JU dan Mawar kembali ke Kota Kupang bersama Paman Mawar. Dan sesampainya di Pelabuhan Bolok, JU langsung ditangkap aparat dan dijebloskan dalam tahanan. Kini Masalah ini telah diproses secara hukum sesuai perbuatan yang telah dilakukan JU terhadap Mawar.
Terhadap masalah ini, keluarga besar JU, masih sangat mengharapkan adanya kelunakan hati dari pihak Keluarga Mawar, agar masalah ini bisa diurus secara kekeluargaan. Namun apabila tidak bisa, maka keluarga besar Ju akan pasrah sesuai dengan aturan hokum yang berlaku. ( NTT-EXPOS.002).




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: