MABUK MIRAS DAN BERANTAM DI PARTY SWEET SEVEN TEEN, APARAT POLISI BUBARKAN PESTA !

Kupang. Ronda Malam Bupaes, Pada Sabtu, 20/06/2015.

Dengan Motor Honda Beat, Bung Ronda Exodus Pos ( Bupaes) berjalan menuju bagian Timur Kota Kupang. Sekitar Pukul 22.00. Bung Ronda mendengar Bunyi Musik DJ berdentang dentum di Kilometer sepuluh arah Timur Kota Kupang. Bupaes mendekati arah datangnya bunyi music itu. Setibanya di belakang kantor Lurah Oesapa, terlihat ada tenda pesta. Tampak Para ABG Pria dan Wanita, asik bergoyang disinari lampu remang-remang. Bupaes berdiri sekitar 4 meter dari depan tenda itu dan menyaksikan goyang-goyang para ABG yang makin larut makin asik dan memukau para penonton. Terlihat warga sekitar menonton dengan seiusnya.

Lagu bertukar lagu, semakin larut semakin banyak ABG yang datang ke pesta itu. Bupaes coba bertanya pada salah satu ABG wanita yang kebetulan baru tiba ke pesta itu. ABG Wanita ( 14 Tahun) berinisial SA, menjelaskan kalau pesta tersebut adalah pesta Genap usia 17 tahun seorang Wanita ABG berinisial DN. Panitia pesta adalah SSK Komuniti. Bupaes pun angguk-angguk membalas penjelasan tersebut, dan rtak selang beberapa menit kemudian si ABG SA, langsung masuk ke arena Goyang Demam. Lagu Goyang Demam membuat suasana pesta malam itu amat meriah. Ratusan muda-mudi ABG pria dan wanita bergoyang-goyang dengan semangatnya.

Sekitar pukul, 24.20.WITA, terlihat beberapa anak muda pria yang berjalan sempoyongan keluar deari arena pesta menuju pintu masuk tenda lalu berdiri sambil marah-marah sambil menunjuk ke arena pesta yang masih ramai orang bergoyang. Salah seorang Pris ABG menunjuk kea rah wanita ABG yang sedang asik bergoyang dengan seorang lelaki ABG ditengah arena pesta.

Bupaes berfirasat, pasti akan terjadi sesuatu karena pemuda yang mabuk itu marah-marah dengan wajah geram.

Firasat Bupaes pun terjawab. Pemuda yang sudah mabuk miras itu, bersama seorang temannya, masuk ke arena pesta dan langsung memukul salah seorang pria ABG yang sedang bergoyang disamping Wanita ABG ( 14 Tahun) berinisial DN. Pemuda mabuk tersebut menarik tangan DN dan marah-marah. Teman lelaki yang mabuk it uterus menghajar teman Pria DN yang tadi bergoyang bersamanya. Suasana Pesta kacau. Para ABG berhambur keluar arena. Beberapa menit kemudian aparat Polisi tiba di Lokasi sekitar pukul 24.35. Aparat langsung menangkap para pelaku dan membubarkan pesta tersebut. Para pelaku langsung dibawah aparat ke pos polisi yang letaknya sekitar 100 meter dari lokasi pesta itu.

Informasi yang diberikan oleh SA, mengatakan bahwa, pria yang mabuk itu merasa cemburu karena pacarnya DN bergoyang dengan pria lain, sehingga pria yang mabuk itu tidak terima baik, maka terjadilah baku hantam.

Bupaes berkesimpulan, jika pesta semacam itu selalu diwarnai dengan Miras, maka suasana selalu berpotensi tidak nyaman. Seharusnya, para ABG yang masih belasan tahun itu, tidak boleh minum miras berlebihan, karena akan merusak kesehatan dan pikiran. Kalau sudah mabuk dan berlaku seperti itu maka akan berpotensi mengganggu kenyamanan orang lain .

Bupaes mengakui kesiagaan aparat polisi yang langsung tiba dilokasi untuk mengatasi perkelahian anak-anak muda tersebut, sehingga tidak terjadi keributan yang lebih besar. Oke buat pak polisi Oesapa, namun, bupaes berharap, para ABG yang suka miras, sebaiknya diberikan sanksi keras apabila melakukan kejahatan yang meresahkan banyak orang. ( NTT EXPOS.002).




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: