MUATAN GALIAN C BERLEBIHAN, POTENSI LAKALANTAS

Kupang, ntt-expos.com.Kamis, 04/05/2015.

“ Para Sopir Dam Truk, yang memuat Galian C melewati batas normal, yang masuk ke Pusat Kota Kupang, harus ditertibkan oleh Aparat Lalulintas, sebab, dengan muatan yang berlebihan di atas normal, debuh akan beterbangan mengenai mata para pengemudi motor roda dua yang berada di belakangnya. Mengendarai dengan mata tertutup debuh, berpotensi bisa terjadinya tabarakan hebat “. Hal ini diungkapkan oleh beberapa pengendara motor roda dua, yang terkena debuh muatan ketika berjalan dibelakang Dum Truk yang sedang memuat Galin C berjenis Tanah Putih melewati aturan normal, dari arah Manulai Dua menuju ke Perempatan Polda NTT, pada Kamis, 04 Mei 2015.

Mewakili 5 pengendara motor roda dua, Rudy ( Laki-laki,20 Tahun), pengendara Motor Beat Putih, mengatakan, ia mengikuti Dam Truk tersebut sejak dari Jalur 40, Kelurahan Manulai Dua Kota Kupang. Sepanjang jalan, angin meniup Tanah Putih yang berada di dalam Bak Dum Truk tersebut dan mengenai matanya. Saat itu, dia langsung menggosok matanya, namun, tiba-tiba muncul Mobil Avansa putih dari arah berlawanan. Karena sedang menggosok mata, dirinya tidak menguasai Motornya sehingga berjalan ditengah dan hamper saja terjadi tabrakan. Dum Truk tersebut berjalan terus tanpa ada rasa salah sedikitpun. Hal ini membuat Rudy merasa Kesal.

Setelah berhenti sejenak, Rudy pun melanjutkan perjalanan dan tetap berada di belakang Dum Truk tersebut. Dam Truk tersebut berjalah dengan santainya memasuki pusat kota Kupang. Setiba di air Nona, angin kencang meniup tanah putih di atas bak Truk itu. Debuh beterbasngan lagi mengenai beberapa Pengendara Motor Roda Dua. Beberapa pengendara langsung menghentikan motornya dan berlabuh di pinggiran jalan.

Melihat banyaknya muatan dalam Bak Dam Truk itu, Rudy, mengatakan, harusnya pihak aparat Lalulintas menertibkan kendaraan yang muat Galian C melewati batas Bak, yang masuk ke dalam kota Kupang.

Dengan muatan yang tinggi melewati bak, akan tumpah dan mengotori jalan raya. Dengan muatan seperti itu, dan pada musim angin kenjang seperti ini, debuh dan kelikir halus akan ditiup angin lalu beterbangan mengenai para pengendara motor roda dua. Dan jika langsung mengenai Mata pengendara, maka, mata pasti tertutup debuh, hal ini akan terjadi kecelakaan lalulintas yang menyebabkan kematian.

Menurut Ruben ( 30 Tahun), salah satu pengendara Motor, yang melihat Dujm Truk tersebut saat berada di lampu merah perempatan Polda NTT, mengatakan, Polantas harusnya m,enindak tegar para sopir Truk yang memuat Galian C melewati batas normal. Kalau tidsak, mereka tetap melakukan seenaknya, menyebabkan potensi terjadinya kecelakaan. ( NTT EXPOS.002).


TAG


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: