PEMKOT DIMINTA WARGA TERTIBKAN SAMPAH DI PANTAI WARNA

ntt-expos.com. Kota Kupang 06/03/2018.

Pantai Warna di kilometer 10 Oesapa kota  Kupang  tampaknya tidak terurus dengan baik oleh Pemda Kota Kupang, pasalnya sampah bertepabaran sepanjang pantai tersebut dan banyak pula yang bertumpuk-tumpuk disepanjang pantai, padahal diwaktu sore dan malam hari pantai ini menjadi tempat yang ramai dikunjungi warga kota Kupang sebagai lokasi Wisata Kuliner.

Menurut pengakuan beberapa pengunjung ( Yanto, Marwan, Niko, Fendo) yang sempat diwawancara oleh media ini, pada 05 Maret 2018 dilokasi itu, mengatakan, pantai tersebut sedang digemarei oleh warga kota Kupang. Pada setiap malam banyak orang berkunjung. Dan duimalam hari tredapat ratusan kendaraan parkir sambil menikmati makanan asli seperti Jagung bakar, dan makanan asli lainya yang dihidangkan oleh para pedagang kecil ditempat itu. Sambil makan para pengunjung dapat menyaksikan acara-acara lainya seperti Karoke dan diskotik.

Namun menurut mereka, yang menjadi masalah sekarang adalah kebersikan pantai tersebut tidak terjamin, sehingga suatu saat akan sangat menggaunggu kesehatan para pengunjug. “ Sampah-sampah bertebaran sepanjang pantai dan tertumpuk sembarangan tanpa ada yang mau membersihkanya. Ini namanya menumpuk virus penyakit bagi warga”, ungkap Yanto, mewakili beberapa temanya itu.

Menurut Marsel yang adalah salahsatu pengunjung yag sempat ditemui, mengatakan, tentu pemerintah kota Kupang mendapat pemasukan dari pajak usaha dagang  dan pajak kendaraan yang setiap hari parkir ditempat itu,oleh karena itu pemerintah kota Kupang harusnya memperhatikan masalah persampahan yang ada ditempat tersebut sehingga kelak tidak mengganggu kesehatan warga yang datang berkunjung. “ sampah-sampah menebarkan  bau aroma yang tidak sedap. Dikuatirkan suatu saat nanti akan mebuat para pengunjung makin hari akan makin berkurang datang ditempat ini “,  ungkap Marsel mengakhiri pembicaraanya. ( NTTEXPOS.COM.003) Ana.




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: