“ PEMULUNG TUA TERTABRAK MOBIL , KEDUA ANAKNYA TERLANTAR ! “

Dengan kecepatan tinggi, mobil avansa warna silver itu menghantam Pemulung tua Metusalak, di depan Ramayana Mall Kupang. Pakaian Sekolah Dasar yang baru dibelinya di Ramayana Mall untuk seragam anaknya tofilus, terlempar dan jatuh berserakan di aspal.Orang-orang sekitar berlarian dan memapah tubuh metusalak ke dalam Mobil lalu mobil itupun segera meninggalkan lokasi TKP tersebut menuju rumah sakit.

Semenjak itu, Metusalak sang pemulung tua, harus menanggung kebutaan kedua matanya. Dua orang anaknya Tofilus dan Naomi terpaksa harus berhenti sekolah karena Metusalak tidak mampu lagi mencari uang untuk membiayai mereka.

Isteri Metusalak telah pergi meninggalkan Metusalakh sejak Tofilus berumur 5 tahun entah kemana. Kini Tofilus dan Naomi harus bekerja mencari sampah bekas dan dijual untuk menghidupi keluarga. Cita-cita Naomi dan Tofilus untuk bisa melanjutkan sekolah, kini pupus dan tak tak mungkin bisa tercapai.

Suatu saat, setelah mendapat dorongan dari dua orang temannya, Ne’I Lala dan Na’I Key, akhirnya Naomi memutuskan pergi ke Kota yang berjarak puluhan kilometer, untuk bekerja mencari uang nagar bisa melanjutkan sekolah dia dan adiknya. Namun, dengan umur 11 tahun, Naomi sulit diterima untuk bekerja di kota.

Di Kota Naomi mengalami sangat banyak masalah hidup. Kadang-kadang harus tidur di emperan toko, kalau haus, ia minum air wudhu di Mesjid, dan kalau rindu pada ayah dan adiknya, dia datang ke emperan Gereja untuk berdo’a Kepada sang pemilik hidup ini.

Pada suatu ketika, tanpa diketahuinya, ayahnya Metusalak meninggal Dunia. Tofilus yang kini berumur 8 tahun harus susah payah mengurus pemakaman Metusalakh. Para pemulung di lokasi TPA sampah, prihatin dan memakamkan Metusalak sesuai tradisi pemulung di tempat itu.

Beberapa hari kemudian, Tafilus pergi mencari kakaknya di Kota. Tofilus berjalan tak menentu hingga haus dan kelaparan. Melihat derita Tofilus, seorang anak SMA bernama Sikus, menolong Tofilus dan tinggal bersamanya di Kos sederhana.
Berkat Niat baik, teman Sikus bernama Sana, meminta Tantenya bernama Meliana, mengambil dan memelihara Tofilus di Panti Asuhan. Akhirnya, tofilus bisa bersekolah lagi berkat Pengurus Panti Asuhan yang dipimpin tante Meliana.

Sedangkan Naomi, akhirnya dipelihara oleh keluarga Umi Aminah yang soleh dan tawakal. Naomi disekolahkan di SMP ternama kota itu. Umi Aminah menyayangi Naomi sebab sifatnya yang jujur, rajin, dan penurut. Karena tidak punya anak, Umi Aminah mengangkat Naomi menjadi anak piaranya.

Pada suatu ketika, Umi Aminah yang adalah Donatur Panti Asuhan Sonaf Maneka itu, menghadiri hari ulang tahun panti tersebut. Umi Aminah membawa Naomi ke acara itu.

Saat acara nyanyi dan puisi berjalan, Tofilus tampil dan membaca Puisi Doa Rindu buat Kakakku. Naomi ragu-ragu memastikan bahwa yang baca puisi itu adiknya. Dia cemas sebab Tofilus adiknya adalah anak yang sangat sederhana dan tidak mungkin seperti anak yang dilihat sedang membaca puisi itu.

Pada Syair terakhir puisi itu, Tofilus membacakan dengan lantang bahwa “ Kakakku Putri Pemulung, jika kau telah bahagia di Kota ini, jangan lupa pada saya adikmu, putra pemulung anak Meusalakh”.

Mendengar syair ini, Naomi sangat terkejut dan langsung berlari memeluk tofilus di atas panggung acara. Suasana haru menyelimuti ruangan acara malam itu. Tangisan haru Tofilus dan Naomi, mengakhiri kisah ini.

Begitulah Ceritera Kisah Doa Anak Pemulung, yang di Produksi dan di filmkan oleh TVIR NTT, di bawa komandi sang Produser bertangan dingin, Bony Loak.

Perjalanan Shooting selama satu minggu itu berakhir pada seqmen tertabraknya Metusalak, yang adalah ayah dari Tofilus dan Naomi. Seqmen itu mengakhiri semua rangkaian soting Film Ceritera anak untuk kelas Lomba Film Nasional yang dilasanakan oleh TVRI Nasional.

Naskah dan Skenario Film itu adalah Karya Piter Kembo. Sedangkan para Pemain berasal dari Komunitas Teater Pluss Kupang. Durasi tayang Film tersebut selama 1 jam dan disesuaikan dengan aturan Lomba Film yang berlaku di TVRI nasional.(NTT-EXPOS.003).




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: