PUSBANGFILM : SUKSESKAN PRODUKSI FILM PENDEK NTT BERJUDUL “ JIKA AKU BISA “

www.ntt-expos.com. Kupang, 03 April 2018.

“ Walau hidup susah seperti ini, kita tidak boleh mengalah untuk meneruskan sekolah mu anakku…Mama rindu kau menjadi seorang guru. Oleh karena itu janganlah kau putus menyelesaikan pendidikan SD mu. Kau jangan takut, sebab walau ayahmu sudah tiada, tetapi kau masih punya mama yang rela berjuang apa saja agar kau lulus sekolah. Percayalah anakku….sakit yang mama derita tak mampu menghalangi perjuangan mama membuatmu sukses pendidikan dan menjadi seorang guru “. Itulah penggalan dialog dari pemeran tokoh Mama  dalam Film Pendek Fiksi berjudul : Jika aku Bisa, yang di produksi oleh  Lembaga Swadaya Perfilman Teater Pluss Kupang yang dibantu pembiayaannya oleh Pusat Pengembangan Perfilman Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Film Pendek Fiksi yang berdurasi 45 menit ini, melibat pemeran sejumlah 50 orang lebih. Para pemeran berasal dari anak-anak Kupang yang tergabung dalam Lembaga Swadaya Perfilman Teater Pluss NTT. Kami selalu mendorong anak-anak NTT yang ingin mengembangkan talentanya dibidang Perfilman. Kami bangga jika anak-anak NTT yang berbakat seni peran berkolaborasi dengan para pekerja film di NTT untuk memproduksi Film-Film Inspirasi untuk penguatan pendidikan karakter “, ucap bang Wellem dan Bang Triono yang adalah Tim Pemantau Pusbangfilm di lokasi produksi saat pengambilan gambar di SD Negeri Binilaka, Oeltua Kabupaten Kupang.

Sementara Sutradara Film tersebut, Pieter Kembo, menjelaskan, film Jika Aku Bisa tersebut menceriterakan seorang anak Sekolah Dasar bernama Aleks yang ingin menyelesaikan pendidikan SD nya, namun terbentur beragam kebutuhan hidup keluarga dan biaya pendidikan, maka dia harus bekerja keras untuk bisa memenuhi semua kebutuhann itu. Ayah nya telah tiada sejak Aleks berumur 3 tahun, sedangkan ibunya sakit-sakitan dan tak berdaya. Hal ini membuat Aleks harus menelan kepahitan hidup bersama ibu yang sangat di kasihinya.

“ Film ini telah sukses di produksi dan siap untuk ditayangkan diberbagai media. Kami inginkan pusbangfilm manfaatkan film ini lewat program nonton bareng sehingga,menjadi inspirasi dan dorongan bagi  anak-anak lainnya untuk tetap bersekolah walau dengan keterbatasan ekonomi yang dialaminya. Kami tulus berikan Film Ini kepada pihak Pusbangfilm tanpa sarat apapun, yang penting bagi kami adalah bisa bermanfaat bagi dunia pendidikan”, ucap Pieter dengan sikap sangat serius.

Atas nama oraganisasi Lembaga Swadaya Perfilman Teater Pluss NTT, kepala bidang Produksi Film , Maria Yessi, mengucapkan banyak-banyak terimakasih kepada pihak Pusat Pengembangan Perfilman Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, yang telah memfasilitasi produksi film tersebut. “Kehadiran Pusbangfilm di NTT telah membangkitkan semangan para insan perfilman untuk lebih banyak lagi berkarya membangun bangsa, lewat bakat perfilman yang dimiliki “, tandas Maria. NTTEXPOS.COM.003.

 

 




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: