SALUT BUAT TIM BUSER POLRESTA KUPANG KOTA !

Sikap yang dilakukan oleh Tim Buser Polresta Kupang Kota, dalam menembak mati TO Curanmor Frans Thius dan Membekuk Frengky Soares kedalam terali besi, membuat legah perasaan was-was yang selama ini dialami warga kota Kupang.

Akhir-akhir ini, masalah pencurian motor dengan kekerasan kian marak terjadi di kota Kupang. Hal ini membuat warga kota kupang merasa tidak aman memarkir motor dipinggiran jalan maupun di halaman pertokoan.

Pengakuan sala seorang warga bernama Jimmy ( 40 Tahun), bahwa dirinya pernah diancam oleh sekawanan pencurian Motor di Jalan Timor raya, ketika hendak menghadang mereka saat melakukan aksinya didekat jembatan oesapa kecil pada bebererapa waktu yang lalu.

Dengan tertembaknya pelaku Curanmor Frans Thius dan ditangkapnya pelaku lainnya bernama Frengky Soares, membuat dirinya merasa puas dengan sikap yang dilakukan oleh aparat Polisi Resta Kupang Kota.

Begitu pula pengakuan seorang warga bernama Yapy ( 45 tahun), yang memarkir motornya di tempat hiburan malam, ketika keluar dari tempat hiburan, dia mendapti motornya sudah tidak ada mesinnya lagi. Hal ini membuat Yapy amat kecewa.

Kata Yapi, dengan tertembaknya TO Frans Thius, kiranya membuat para pelaku lainnya merasa takut dan tidak berani lagi melakukan Curanmor di kota Kupang.

Sementara beberapa warga kelurahan Alak, kelurahan Kuanino, dan Kelurahan Naikoten Dua, sangat berterimakasih kepada pihak Polresta Kupang Kota, sebab berani memberantas kejahatan yang dilakukan oleh pelaku Curanmor yang selama ini meresahkan warga kota Kupang.

Warga sangat mendukung sikap yang dilakukan oleh Aparat dalam menembak mati TO Curanmor Frans Thius, yang bersikap ingin menikam aparat dengan pisau di tangannya.

Kata salah seorang warga Naikoten Dua, Rio ( 34 tahun), mengakui selama ini, para pelaku Curanmor melakukan aksinya dengan kekerasan yakni dengan cara ancam bunuh para pemilik kendaraan jika menghalangi niat mereka. Banyak juga warga yang karena takut ancaman, akhirnya membiarkan motor mereka diambil oleh para pelaku tersebut.

Katanya, Tim Buser Polresta Kupang Kota, patut diberikan jempol sebab berani mengambil langkah tegas dengan menembak mati pelaku yang ingin melawan dengan barang tajam, sebab, jika Tim Buser tidak mengambil langkah tegas, maka, para pelaku bisa saja membunuh aparat dan lolos dari pengejaran. ( NTTEXPOS.01).


TAG


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: