SAMBUTAN KADIS P&K NTT PADA DISKUSI BEDAH BUKU DIASPORA MELANESIA

NTT EXPOS  Kupang,29/10/2015.

“Semenjak awal ditunjuk gubernur menjadi kepala dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, saya sangat prihatin sebab anggaran pengembangan kebudayaan kita sangat minim, padahal sangat banyak kebudayaan di NTT yang butuh pengembanganya.Saya pun berjuang bersama kabid kebudayaan, menerobos dan melobi kesana kemari sampai tingkat nasional, dan hasil ada 3 kegiatan besar yang mampu dilakukan termasuk kegiatan bedah buku Diaspora Melanesia di Nusantara, yang dilaksanakan di kota Kupang ini”. Hal ini diucapkan oleh Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Nusa Tenggara Timur, Petrus Manuk, saat memberikan sambutan pada acara bedah buku Diaspora Melanesia di Nusantara, yang dilaksanakan di Hotel Pelangi Kota Kupang pada Kamis,29/10/2015.

Dalam kesempatan ini, dia mengucapkan banyak terimakasih kepada para Nara Sumber, baik dari Jakarta maupun dari kota Kupang. Kepada para undangan yang hadir, diharapkan  mengikuti kegiatan ini seraya memberikan masukan yang berharga untuk membangun kebudayaan yang dimiliki oleh Melanesia di Indonesia dan khususnya di NTT  tercinta.

Katanya, dengan geliat yang membara, pihaknya telah berhasil melakukan 3 kegiatan kebudayaan yang bergaung nasional dan internadional,yaitu, Temu karya Taman Budaya se Indonesia di Kupang, Temu Sastrawan di Oe Ekam dan Kegiatan Diaspora Melanesia se Nusantara yang sedang berjalan ini.

Kepada penerintah pusat, dia mengharapkan, pada waktu mendatang bisa membantu tambahan anggaran bagi pengembangan dan pekestarian kebudayaan yang dimiliki NTT tercinta.

Hadir sebagai nara sumber adalah, Prof.Dr.Taufik Abdulah, Dr.Muklis PaEni, Rovicky Dwi Putrohari, Dr.Ninuk Kleiden Probonegoro, Dr.Edward Polinggoman, Desy Polla Usmany. Sedangkan moderator adalah, Frans Sarong dan Leonardus Nahak. Serta tim dari Direktorat Jendral Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan  BPNB BALI,NTB dan NTT.

Peserta yang hadir terdiri dari para dosen, guru, mahasiswa,budayawan, seniman dan komunitas kesenian, yang semuanya berjumlah sekitar 200 orang.

Acara pembukaan dilakukan oleh Dirjen Kebudayaan didampingi kadis P dan K Provinsi NTT. ( NTT-EXPOS,001).

 




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: