SOAL DOSEN GUNAKAN PIN ISIS, TIDAK MAMPU PECAH-BELAH RAKYAT NTT !

NTT-EXPOS.Kupang.28/4/2015.
Keseriusan Pemeintah Provinsi NTT, mencegah tumbuhnya ISIS di Nusa Tenggara Timur, yang diungkapkan oleh Gubernur, Frans Leburaya, dalam rapat koordinasi antar tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh masyarakat dan Forkopinda, di Aula Rumah Jabatan Gubernur pada Senin 27 Maret 2015, tentang adanya seorang dosen kimia di sala satu perguruan tinggi kota Kupang, yang menggunakan Pin ISIS, hendaklah ditanggapi secara serius oleh seluruh warga Kota Kupang dan seluruh warga Nusa Tenggara Timur, terlebih oleh seluruh jajaran aparat keamanan yang berada di seluruh wilayah NTT. Hal ini di ungkapkan oleh Pendeta Penginjil dan Penghotbah yang sudah berkeliling di seluruh kota-kota besar Indonesia, IRWAN THIO, S.TH,, kepada Media ini, pada 28 Maret 2015, dirumahnya bilangan Kuanino Kupang.

KERUKUNAN AGAMA DI NTT SANGAT KUAT, SULIT DIPECAH-BELAH

Irwan Thio, mengatakan, Warga NTT yang sangat kuat kerukunan agamnya, tidak mungkin bisa dipecah belah oleh organisasi ISIS yang sesat itu. Warga NTT, sangat paham dan tahu persis, bagaimana menanggapi persoalan-persoalan yang bertujuan memecah belah persaudaraan yang telah mengakar sejak turun temurun di bumi flobamora ini. Kekeluargaan dan persaudaraan dalam hidup beragama di NTT, sangat melekat erat, sehingga amat sulit dicerai-beraikan, apalagi oleh pengarus ISIS yang amat sesat itu.

WASPADA DALAM LINGKUNGAN MASING-MASING, LAPOR APARAT

Kepada seluruh warga NTT, Irwan Thio, menghimbau, dengan adanya seorang Dosen yang menggunakan Pin ISIS, di kota Kupang, masyarakat harus cekat dan meningkatkan kewaspadaan ditengah-tengah kehidupan dalam masyarakat. Para pemuda, para RT dan RW, serta Tokoh masyarakat maupun Tokoh Agama, harus berperan aktif, untuk meneliti orang-orang yang pantas di curigai dalam lingkungan masing-masing untuk segera dilaporkan kepada aparat yang berwajib.

KEMANAPUN DOSEN ITU PERGI, PASTI TERTANGKAP JUGA

Iwran Thio, menambahkan, walaupun dosen tersebut telah melarikan diri dari kota Kupang, namun, dirinya yakin, Polda NTT, punya cara-cara hebat yang bisa menemukan dan menangkap Dosen tersebut dimanapun dia berada. Masyarakat jangan takut dan panik, sebab, hal ini telah ditangani oleh aparat kepolisian polda NTT.

SIKAP GUBERNUR DAN POLDA NTT, PATUT DIANGKAT JEMPOL

Katanya, sikap Gubernur Frans Lebu Raya, patutlah diberikan jempol sebab sangat tanggap dengan persoalan ini, karena begitu mengetahui adanya masalah tersebut, langsung menggelar rapat koordinasi antar umat beragama bersama tokoh-tokoh masyarakat di Rumah Jabatannya pada 27 Maret 20915, ini membuktikan Gubernur sangat menjaga dan melindungi seluruh warga NTT, agar tetap hidup rukun dan bersatu dalam semangat kebersamaan membangun NTT.

Dirinya, bersyukur kepada media-media cetak dan elektronik kota Kupang, yang telah memberitakan hal ini secara terbuka kepada seluruh masyarakat NTT. Semoga semua seluruh warga NTT mengetahui persoalan ini dan meningkatkan kewaspadaan menjaga lingkungannya masing-masing dari oknum-oknum yang ingin memecah belah persatuan dan kesatuan yang mengakar selama turun temurun ini di bumi Nusa Tenggara Timur tercinta ini. ( NTTEXPOS.003).




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: