TAS UANG MILIK NY.NOM, NYARIS DIGASAK PENCOPET DI PASAR INPRES NAIKOTEN KUPANG

“ Dompet berisi uang berada dalam tas yang tergantung di bahu saya, saya merasakan adanya tarikan tali tas gantung, dan saya mengira karena terhimpit oleh banyaknya pengunjung pasar. Dan setelah itu saya mendapatkan tas gantung saya terpotong sekitar 20 Centi Meter, oleh benda tajam. Saya pun terhentak dan gugup”. Itulah pengakuan Ny.Nonce ( 50 tahun), ketika bertemu dan mengeluhkan peristiwa yang dialaminya saat hendak berbelanja kebutuhan Natal di Pasar Inpres Naikoten Satu, pada siang hari, tanggal 25 Desember 2015.

Kepada Media ini, dia mengatakan, mulai kejadian itu, dirinya mulai takut berbelanja ke pasar Inpres dengan membawa uang banyak dan barang-barang berharga seperti emas yang terpakai di tangan atau memakai kalung mas di leher.

Ketakutan ini terjadi saat tas yang berisi dompet dan sejumlah uang hamper saja di gasak oleh pencopet yang telah sempat memotong tas gantungnya sepanjang kurang lebih 20 cm, dank arena firasat tasnya seperti ditarik dari belakang, dirinya segera berbalik menoleh, seketika itu itu sang pencopet kabur pergi sebelum berhasil maraup dompet dan uang yang ada dalam tas tersebut.

Katanya, dirinya ingin berteriak maling, namun ia takut jangan sampai para pencopet itu bersembunyi dan menghadangnya di lokasi pasar inpres tersebut. Dirinya memilih diam dan cepat-cepat bergegas pulang meninggalkan pasar tersebut tanpa membeliu apa-apa.

Lewat media ini, Nonce berharap, kiranya aparat polisi diberikan kesempatan bertugas dalam pasar inpres tersebut, sehingga jika terjadi kejahatan terhadap masyarakat, maka bisa segera melaporkan kepada aparat petugas.

Sebenarnya, dia hendak melaporkan kejadian itu pada petugas satpam pasar, namun setibanya di Pos Keamanan Pasar, dirinya tidak mendapatkan seorang petugas pun di pos tersebut. Kejadian yang dialaminya itu terjadi sekitar pukul 08.00, pagi.

Kepada pihak pemnerintah kota Kupang, dalam hal ini, pengelolah pasar, hendaknya memberikan petugas untuk berjaga-jaga di pos keamanan pasar yang telah disiapkan tersebut, sehingga para pembeli akan merasa nyaman mengunjungi pasar Inpres Naikoten Satu.

Kepada ibu-ibu yang berbelanja di pasar Inpres Naikoten Satu, nonce menghimbau, kiranya hati-hati dalam menyimpan dompet dan uang dalam tas, sebab sudah ada pencopet di pasar itu, ucap Ny.Nonce.




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: