TENUN IKAT SABU, IDENTITAS BUDAYA

NTT-EXPOS.COM.Kupang,02/05/2015.
“ Kami melakukan pekerjaan ini untuk menjaga kelestarian Kain Adat Asli Sabu, yang menjadi cirikhas daerah kami, sehingga anak-anak cucu kita, akan tetap mengenalnya. Harapan kami, kain adat Sabu tidak hilang ditelan zaman”. Hal ini di Ungkapkan Oleh, Penenun Kain Tenun Ikat Sabu, Orpa Buki, ketia ditemui Wartawan NTT EXPOS.Com, Herson Dju Djani, di Jalan Sukun Oepura Kupang, pada 02/05/2015.
Kepada Wartawan, Orpa Buki, menjelaskan, ia menekuni pekerjaan Tenun Ikat Kain Sabu ini, sejak tahun 2002. Pekerjaan ini ditekuni karena ingin melestarikan kain Adat Asli Sabu, agar generasi muda tidak melupakannya di Zaman yang main modern ini.
Orpa menambahkan, Kain adat asli yang dikerjakannya ini, merupakan cirikhas masyarakat sabu, sehingga amat penting dijalaninya. Selain bekerja untuk menjaga cirri khas kain adat Asli Sabu, Orpa Buki juga menjualnya sebagai penambahan pendapatan Ekonomi Keluarganya.
Pekerjaan yang ditekuninya ini, telah dikenal luas oleh masyarakat kota Kupang, sebab banyak kain adat yang dibuatnya telah banyak dibeli dan dipakai masyarakat dalam berbagai urusan adat istiadat Sabu.
Orpa juga menjelaskan, banyak orang muda dan sesama ibu-ibu yang sudah bisa mengerjakan Tanun Ikat ini karena bimbingannya. Dia berharap, semoga bimbingannya bisa membangkitkan semangat orang-orang muda untuk mencintai pekerjaan menenun untuk mendatangkan ekonomi bagi keluarga mereka.
Orpa Buyki ingin meningkatkan usahanya ini, namun masih terbentur dengan modal tambahan, oleh karena itu, dirinya berharapa adanya bantuan dana usaha dari pihak pemerintah, sehingga usahanya dapat di tingkatkan lebih professional lagi. ( NTT EXPOS.005-1).




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: